KEGIATAN RAPAT PENGAWAS ALIRAN KEPERCAYAAN DAN ALIRAN KEAGAMAAN (PAKEM) TINGKAT DAERAH KABUPATEN SANGGAU TAHUN 2018

 

 

Bahwa pada hari Rabu  tanggal 17 Oktober 2018 telah dilaksanakan kegiatan rapat pengawasan Aliran Kepercayaan Dan Aliran Keagamaan (PAKEM) Tingkat Daerah Kabupaten Sanggau, dihadiri oleh segenap perwakilan dari beberapa Instansi, diantaranya :

  1. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sanggau, Iman Khilman,S.H.,M.H beserta Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Sanggau
  2. Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Ayi Yusuf,M. S.Ag.
  3. Kasat Intelkam Polres Sanggau, Iptu Suprapto.
  4. Pasi Intel KODIM 1204 Sanggau, Andri.
  5. Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Sanggau, Antonius.
  6. Ketua FKUB Kabupaten Sanggau, Pdt. Suyono.
  7. Sekretaris FKUB Kabupaten Sanggau, Nabhan Husein.
  8. Anggota FKUB Kabupaten Sanggau, Edysin Siregar.
  9. Anggota FKUB Kabupaten Sanggau, Irenius Nius.
  10. Badan Intelijen Strategis Kabupaten Sanggau, Abid Sp.
  11. Badan Intelijen Daerah Kabupaten Sanggau, Yudi A. Sadikin.
  12. Peserta rapat dari perwakilan berbagai agama di Kabupaten Sanggau.

 

Bahwa dalam kegiatan tersebut disampaikan sambutan sekaligus materi oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sanggau selaku Wakil Ketua PAKEM berkaitan dengan adanya Tim Pengawas Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Tingkat Daerah Kabupaten Sanggau, kemudian  dilakukan koordinasi dalam rangka pengawasan PAKEM dan juga guna melakukan cegah dini dan antisipasi dini terkait adanya aliran keagamaan yang terindikasi mengajarkan radikalisme dan pengingkaran ajaran agama tertentu dari beberapa indikasi diatas terdapat adanya para pengikut Saksi Yehova yang terdeteksi berada di wilayah Kec. Sosok, Kab. Sanggau, dan para pengikut Ahmadiyah berada di Dusun Semangit,  Kec. Entikong Kab. Sanggau berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa para pengikut tersebut sudah diminta untuk membubarkan diri, FKUB serta instansi terkait bahwa ajaran yang dilakukan kelompok yang belum diketahui namanya tersebut terindikasi menyimpang dari ajaran agama Islam dan ajaran agama Kristen serta menyebarkan pahamnya ke warga masyarakat berkaitan dengan hal tersebut maka selanjutnya agar koordinasi dengan Tim Koordinasi yang sudah terbentuk, sehingga dapat cepat dilakukan penyekatan dan penentuan langkah selanjutnya berdasar pada hasil koordinasi tim yang diteruskan atau dilaporkan kepada pimpinan.