Kejari Sanggau Terapkan Absensi Wajah

Kajari Sanggau Danang Suryo Wibowo menunjukkan mesin absensi wajah

Kajari Sanggau Danang Suryo Wibowo menunjukkan mesin absensi wajah

Pencatatan absensi pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Informasi yang mendalam dan terperinci mengenai kehadiran seorang pegawai dapat menentukan prestasi kerja seseorang, produktivitas atau kemajuan instansi secara umum.

Proses pencatatan dan pelaporan kehadiran karyawan merupakan proses yang repetitif (berulang). Pada alat pencatatan absensi karyawan yang konvensional memerlukan banyak intervensi pegawai bagian administrasi SDM maupun kejujuran pegawai yang sedang dicatat kehadirannya. Hal ini sering memberikan peluang adanya manipulasi data kehadiran apabila pengawasan yang kontinyu pada proses ini tidak dilakukan semestinya.

Untuk meminimalisasi kemungkinan manipulasi data itu, Kejaksaan Negeri Sanggai mulai menerapkan mesin absensi wajah. Mesin ini dilengkapi dengan layar TFT LCD full color untuk kemudahan navigasi, infrared camera dengan resolusi tinggi yang dapat mendeteksi muka dalam kondisi gelap sekalipun.

Mesin absensi ini tidak akan menerima duplikasi wajah

Mesin absensi ini tidak akan menerima duplikasi wajah

Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau Danang Suryo Wibowo SH LL M menjelaskan, absensi dengan menggunakan alat pendeteksi wajah ini tidak membutuhkan berbagai macam prosedur. Para pegawai hanya berdiri di depan mesin absen (tidak ada kontak antara wajah dan mesin absensi) dan secara otomatis mesin akan memproses data absensi pegawai dengan cepat.

Mesin absensi ini mampu mencegah ‘titip absen’ pegawai karena mesin pemindah atau scanner wajah hanya akan dapat merespon wajah yang sesuai dengan apa yang sudah terdata. Mesin juga akan menolak apabila terdapat duplikasi wajah.

“Titip absen sendiri sebenarnya sangatlah merugikan baik dari pihak pegawai dan juga bagi pihak institusi, sehingga paling tidak, dengan adanya metode absensi wajah ini, kekurangan tersebut dapat dicegah,” ujar Kajari Sanggau Danang Suryo Wibowo SH LL M.

Kajari Sanggau Danang Suryo Wibowo menambahkan, penerapan absensi wajah ini merupakan yang pertama di wilayah Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. “Bahkan, mungkin…mungkin ya…yang pertama di Kalimantan, ” ujar Danang.