PELAKSANAAN EKSEKUSI TERPIDANA KORUPSI A.N NOVEL LUDVI YUNUS. S.T. BIN TAUFIK YUNUS DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JEMBATAN BAWANG CS. T.A 2009

Pada hari Rabu tanggal 17 Oktober 2018 telah melaksanakan eksekusi terhadap Terpidana A.n Novel Ludvi Yunus. S.T. Bin Taufik Yunus dalam Tindak Pidana korupsi Pelaksanaan Pembangunan Jembatan Bawang CS. T.A 2009. Setelah dihubungi sekira pukul 12:30 WIB , Terpidana A.n Novel Ludvi Yunus. S.T. Bin Taufik Yunus secara koperatif dan bersama sama dengan Tim eksekutor Kejaksaan Negeri Sanggau untuk menuju Rumah Sakit Sudarso Pontianak untuk diperiksa kesehatannya. Setelah diperiksa dan dinyatakan sehat, pihak Rumah Sakit Sudarso menyerahkan surat keterangan sehat kepada Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sanggau Ulfan Yustian Arif. S.H. dan Tim.          Sekira Pukul 13:00 WIB Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sanggau beserta Tim membawa Terpidana Novel Ludvi Yunus. S.T. Bin Taufik Yunus Ke Lapas Kelas II.A Pontianak untuk segera dieksekusi.         Berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau Nomor : 1104/Q.1.14/Fd.3/09/2018 tentang tanggal 24 September 2018 melaksanakan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 1970/K/PID_SUS/2017/PN.PTK tanggal 21 Maret 2018 atas nama Terpidana Novel Ludvi Yunus. S.T. Bin Taufik Yunus.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor : 1970/K/PID_SUS/2017/PN.PTK tanggal 21 Maret 2018 dengan amar putusan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan dengan secara bersama-sama dengan Pidana Penjara 4 (empat) tahun dan denda sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah).